Gumam Penyair

 

Para pemikir terdahulu tak pernah mencoba sesekali untuk hepi-hepi atau berkelakar dengan santai tentang betapa bahayanya merokok sambil tengkurap.  Atau katakanlah nongkrong berjam-jam di warung kopi sambil berbagi pengalaman dengan para santri.

Pembual terbaik tak pernah berfatwa macam-macam. Ia bisa saja seorang humoris atau pemuda baik-baik tanpa cela dalam kehidupan. Bahkan, ia tak pernah berpikir untuk mencolek pantat perempuan jika ada kesempatan sekaligus dorongan seksual. Ciri-cirinya mudah dikenali. Orang seperti ini memulai hari dengan kepasrahan total. Berpikir positif dan menghindari persilangan pendapat dengan kaum kerabat. Namun, mereka akan berubah menjadi murka jika sewaktu-waktu anda menyindirnya sebagai si kolot.

Untuk itu, maka aku katakan padamu, ada beberapa hal yang harus kau lakukan jika ingin asmaramu berjalan lancar tanpa halangan.

Dalam roman penuh airmata, kita dapat menangkap kepedulian seorang kekasih. Mengirimkan seikat kembang dengan selembar doa. Pagi datang dan matahari mengantarkannya. Kita adalah budak perasaan sendiri. Takut kehilangan dan cenderung mudah terbawa situasi.

Goresan yang kau gores itu menggetarkan sukma jagat raya. Begitulah goresan yang kau gores itu menerawang angkasa menembus mega-mega. Goresan yang kau gores itu membangkitkan kehewanan yang lama terpendam.
Goresan yang kau gores itu menasbihkan cinta tanpa perbandingan.

Begitu membingungkan puisinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *